WhatsApp Icon

Berita Terkini

Ringankan Dampak Bencana BAZNAS Pusat Bagikan 135 Paket Tas Sekolah untuk Siswa di Desa Supiturang Pronojiwo
Ringankan Dampak Bencana BAZNAS Pusat Bagikan 135 Paket Tas Sekolah untuk Siswa di Desa Supiturang Pronojiwo
Setelah melalui proses asesmen oleh tim BAZNAS Tanggap Bencana Kabupaten Lumajang sehari pasca erupsi Gunung Semeru pada 19 November 2025 lalu, BAZNAS Republik Indonesia menyalurkan bantuan pendidikan berupa tas sekolah dan alat tulis kepada 135 siswa yang terdampak bencana. Penyaluran dilakukan di tiga titik pendidikan darurat di Desa Supiturang, Kecamatan Pronojiwo, pada Selasa (09/12/2025). Kegiatan tersebut dihadiri oleh Wakil Ketua Bidang Pengumpulan BAZNAS Kabupaten Lumajang Drs. H.M. Khoyum, MM; Wakil Ketua Bidang Pendistribusian H. Pudjiardi, SH; Camat Pronojiwo Hani Pujianto, SH; Koordinator Pos Pengungsian Pronojiwo Yadin Iwan Setiawan; serta Kepala Desa Supiturang Nurul Yakin. Bantuan diserahkan kepada siswa di lokasi sekolah darurat SDN Supiturang 02, MTs Miftahul Ulum Pronojiwo, dan SDN Supiturang 01. Tiga titik sekolah tersebut merupakan siswa siswi yang berdomisili di dusun gumukmas, sumbersari dan kamar A sehingga mereka hanya mengungsi dengan pakaian dan peralatan seadanya, maka Direktur Pendistribusian BAZNAS Pusat Ahmad Fikri M.d., NLP menginstruksikan pemberian bantuan bidang pendidikan untuk memulihkan semangat belajarnya. Para kepala sekolah dari SDN Supiturang 02, SDN Supiturang 01 dan MTs Miftahul Ulum Pronojiwo menyampaikan apresiasi serta rasa terima kasih yang tinggi kepada BAZNAS RI atas perhatian yang diberikan kepada peserta didik mereka. Mereka berharap pemberian tas dan alat tulis ini dapat memulihkan semangat belajar siswa yang terdampak langsung erupsi gunung Semeru khususnya di desa Supiturang Pronojiwo. Sementara itu data penerima paket tas dan alat tulis BAZNAS Pusat diberikan kepada SDN Supiturang 02 sebanyak 94 tas, MTs Miftahul Ulum 19 tas dan 22 paket tas untuk SDN Supiturang 01. “Semoga dukungan ini dapat menambah motivasi anak-anak untuk tetap bersekolah dan bangkit setelah musibah,” ujar salah satu kepala sekolah.
09/12/2025 | Fuad
BAZNAS Pasuruan Hadirkan Layanan Dapur Air untuk Pengungsi di SMPN 02 Pronojiwo
BAZNAS Pasuruan Hadirkan Layanan Dapur Air untuk Pengungsi di SMPN 02 Pronojiwo
Rasa empati terhadap warga terdampak Awan Panas Guguran (APG) Gunung Semeru kembali mengalir, kali ini dari BAZNAS Kabupaten Pasuruan bersama tim BAZNAS Tanggap Bencana (BTB). Bantuan lagistik berupa stand dapur air pengungsian di SMP Negeri 02 Pronojiwo, Jumat (28/11/2025). Tim BAZNAS Tanggap Bencana Kabupaten Lumajang langsung menuju titik pengungsian tersebut mengingat jumlah warga yang mengungsi meningkat menjadi 400 jiwa hingga malam ini. Selain itu, stand dapur air menjadi menjadi pelengkap kebutuhan warga pengungsian “Kami melihat kebutuhan air menjadi paling urgen untuk penyintas seperti air panas untuk kebutuhan susu balita, teh dan kopi hangat untuk melawan hawa dingin pronojiwo, serta membuat makanan siap saji yang menggunakan rebusan air” ungkap Agus dari tim BTB Pasuruan. Selain itu, wakil ketua I bidang pendistribusian BAZNAS Kabupaten Pasuruan, Gus Muh. Mundzir, menyatakan bantuan yang diberikan dalam bentuk logistik dapur air adalah bagian yang tidak terpisahkan dalam situasi kebencanaan yang dialami warga pengungsian, tentu dengan keterbatasan sarana khususnya dapur air yang ada, akan mampu meringankan kebutuhan konsumsi air untuk kegiatan sehari-hari khususnya di pos SMPN 02 Pronojiwo. Dan bantuan tersebut merupakan hasil koordinasi dengan tim BTB Lumajang untuk memastikan kebutuhan paling mendesak masyarakat terdampak. “Menurut pertimbangan kami setelah berkoordinasi dengan tim BAZNAS Tanggap Bencana kabupaten Lumajang, stand dapur air juga paling dibutuhkan warga. Selain bermanfaat, juga dapat langsung dikonsumsi, sambil melihat antusias warga penyintas mendapat pelayanan kebutuhan minum air dalam bentuk kopi, teh, energen, susu dan pop mie,” jelasnya. Di sela- sela menyajikan permintaan kopi hangat, para relawan BAZNAS Tanggap Bencana kabupaten Pasurun yang berjumlah 10 personil ini turut menyempatkan diri berkomunikasi dan memberikan dukungan moril kepada warga terdampak APG Semeru. Mereka mengajak para penyintas untuk tetap sabar dan berikhtiar menghadapi musibah yang menyebabkan harta benda mereka tidak sempat diselamatkan. “Kami berusaha memberi semangat agar warga tetap tegar menghadapi ujian ini,” tutur Agus.
28/11/2025 | Fuad
Kunjungan Direktur Pendistribusian BAZNAS RI Ke Pos Pengungsian Tanggap Bencana Pronojiwo
Kunjungan Direktur Pendistribusian BAZNAS RI Ke Pos Pengungsian Tanggap Bencana Pronojiwo
Kunjungan anggota Komisi VIII Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) Republik Indonesia dan Direktur Pendistribusian BAZNAS RI ke kabupaten Lumajang membawa bantuan untuk disalurkan kepada warga terdampak erupsi Semeru di pos pengungsian SMPN 02 Pronojiwo termasuk mengunjungi stand Rumah Sehat BAZNAS (RSB), Rabu 26/11/2025. Beliau mendapat sambutan hangat dari Bupati, wakil Bupati dan seluruh jajaran Forkopimda dan dinas terkait di pendopo Aryawiraraja Lumajang, tampak hadir dari Tim Pengawas Kebencanaan DPR RI, Ketua Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) Letjen TNI Suharyanto, S.Sos., MM, Perwakilan Kementerian Sosial RI, BASARNAS RI, DPRD Provinsi Jawa Timur, Sekda prov. Jawa Timur. Sementara itu kehadiran Ahmad Fikri, M.d., NLP. sebagai Direktur Pendistribusian BAZNAS RI ikut menyalurkan bantuan secara simbolis perlengkapan sekolah berupa paket tas dan alat tulis untuk siswa-siswa yang terdampak erupsi semeru, kedepannya kami masih membutuhkan data siswa-siswi yang terdampak agar mereka lebih semangat melanjutkan belajarnya, jelasnya. Kebahagiaan nampak di raut wajah anak- anak yang menerima secara simbolis diantaranya : 1. Gilang Maulana Ibrahim warga desa Supiturang kelas 5 SDN Supiturang 02 kecamatan Pronojiwo 2. Dafa alfarizy kelas 3 SDN Supiturang 02 kecamatan Pronojiwo 3. Ahmad Fahrur Rozy kelas 1 MTS Miftahul Ulum kecamatan Pronojiwo 4. Ica Habibah kelas 2 SMP Nusantara kecamatan Pronojiwo 5. Alfira Khoirunisa kelas 6 SDN Supiturang 02 kecamatan Pronojiwo Khusus siswa yang berasal dari SD Negeri Supiturang 02 adalah satu satunya sekolah dasar yang rata dengan tanah akibat terjangan awan panas guguran gunung semeru, terlihat bangunan sekolah yang sudah hilang hanya menyisakan pondasi sekolah saja, tentu trauma psikis yang dialami siswa-siswi di sekolah ini menjadi perhatian lebih banyak kalangan karena masa depan mereka masih panjang dalam menempuh pendidikan dasar, semoga kita semua dapat meringankan beban anak-anak yang sangat terdampak ini.
26/11/2025 | Fuad