WhatsApp Icon

Berita Terkini

Pertama Di Lumajang, Disnaker Latih Warga Disabilitas Siap Kerja
Pertama Di Lumajang, Disnaker Latih Warga Disabilitas Siap Kerja
Kementerian Ketenagakerjaan Republik Indonesia (Kemnaker RI) bekerja sama dengan Dinas Tenaga Kerja (Disnaker) Provinsi Jawa Timur, Disnaker Kabupaten Lumajang, serta Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) RI menyelenggarakan program pelatihan kompetensi khusus dan kewirausahaan bagi penyandang disabilitas. Program pelatihan inklusif berbasis digitalisasi pemasaran (digital marketing) dan penyuntingan video (video editing) ini dibuka di Gedung PKK Kabupaten Lumajang pada Rabu (2/9/2026). Sebanyak 16 peserta difabel mengikuti program pioneer yang menjadi pelatihan kompetensi disabilitas pertama di Kabupaten Lumajang. Kepala Bakorwil V Jember, Budi Raharjo, S.E., M.M.I., menyatakan bahwa program ini bertujuan membekali kelompok disabilitas dengan keahlian praktis agar mampu bersaing di sektor formal maupun mandiri di sektor informal. "Pelatihan ini tidak hanya sebatas memberikan pembekalan keahlian, tetapi juga berfokus pada kesiapan penempatan kerja para peserta," ujar Budi Raharjo dalam sambutannya. Ia turut mengapresiasi respons cepat Disnaker Kabupaten Lumajang dalam menginisiasi kolaborasi dan inovasi pengelolaan anggaran program tersebut. Sekretaris Daerah Kabupaten Lumajang, Drs. Agus Triyono, M.Si., menegaskan bahwa pelaksanaan kegiatan ini merupakan wujud komitmen pemerintah dalam menjalankan amanat undang-undang untuk menyamaratakan kesejahteraan seluruh warga negara. "Hal terpenting pasca pelatihan adalah kepastian adanya perusahaan yang dapat menyerap para tenaga kerja terlatih ini, sehingga tidak timbul kebingungan mengenai penempatan kerja mereka," tegas Agus. Agus juga mengharapkan perluasan cakupan program pelatihan di masa mendatang untuk berbagai sektor keahlian lainnya, termasuk peningkatan kompetensi teknis bagi para pekerja konstruksi lokal. Pada kesempatan yang sama, Kepala Dinas Tenaga Kerja Kabupaten Lumajang, Subechan, S.E., M.M., menyampaikan apresiasi atas dukungan penuh dari Kemnaker RI dan BAZNAS RI. Pihaknya mengimbau pelaku industri dan perusahaan di Kabupaten Lumajang untuk dapat membuka kesempatan kerja serta menyerap tenaga kerja disabilitas yang telah dibekali keterampilan tersebut.
02/09/2026 | Lukman Hakim
Sinergi Kuatkan Pengelolaan Zakat, Pimpinan BAZNAS Lumajang Audiensi dengan Kapolres Baru
Sinergi Kuatkan Pengelolaan Zakat, Pimpinan BAZNAS Lumajang Audiensi dengan Kapolres Baru
Jajaran Pimpinan Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kabupaten Lumajang melangsungkan silaturahmi sekaligus audiensi dengan Kapolres Lumajang yang baru dilantik pada awal bulan agustus 2026 lalu, AKBP Riki Yariandi, S.H., S.I.K., M.H., pada Selasa (1/9/2026). Pertemuan yang berlangsung hangat dan penuh keakraban tersebut digelar di ruang lobby Mapolres Lumajang. Kehadiran 5 Pimpinan BAZNAS Kabupaten Lumajang periode 2026-2031 - Ketua BAZNAS Lumajang: Drs. H.M. Nur Sjahid, M.A. - Waka I BAZNAS Lumajang: Ahmad Lukman Hakim, S.E. - Waka II BAZNAS Lumajang: H. Suharyo, S.H. - Waka III BAZNAS Lumajang: Drs. Aminuddin - Waka IV BAZNAS Lumajang: Arif Rohman Hakim, S.Pd.I diterima langsung oleh AKBP Riki Yariandi. Audiensi ini bertujuan untuk mempererat tali silaturahmi, memperkuat sinergi intar lembaga, serta menyelaraskan berbagai program pendayagunaan zakat, infak, dan sedekah (ZIS) demi kemaslahatan masyarakat Lumajang. Dalam kesempatan tersebut, pihak BAZNAS menyampaikan ucapan selamat atas pelantikan AKBP Riki Yariandi sebagai Kapolres Lumajang yang baru. Selain itu, dipaparkan pula berbagai capaian program unggulan BAZNAS Lumajang—seperti Lumajang Makmur, Lumajang Cerdas, Lumajang Sehat, Lumajang Taqwa, Lumajang Peduli hingga pendampingan bencana—yang selama ini berjalan beriringan dengan jajaran kepolisian, ungkap Drs. H. M. Nur Sjahid, MA. Kapolres Lumajang, AKBP Riki Yariandi, menyambut baik kunjungan tersebut dan mengapresiasi peran aktif BAZNAS dalam membantu kesejahteraan sosial warga. Pihaknya menyatakan kesiapan Polres Lumajang untuk terus mendukung kelancaran program-program kebaikan BAZNAS, khususnya dalam menjaga transparansi, keamanan, dan ketertiban penyaluran bantuan di wilayah hukum Kabupaten Lumajang, ungkap mantan Kapolres Pekalongan. Melalui pertemuan ini, kedua pihak berharap kolaborasi antara Polres Lumajang dan BAZNAS dapat semakin solid dalam membangun Lumajang yang lebih sejahtera dan kondusif.
01/09/2026 | Humas
Perkuat Ekonomi Usaha Mikro, BAZNAS Resmikan UPZ Desa di Kecamatan Sukodono
Perkuat Ekonomi Usaha Mikro, BAZNAS Resmikan UPZ Desa di Kecamatan Sukodono
BAZNAS Kabupaten Lumajang kembali menunjukkan komitmen nyatanya dalam memperkuat perekonomian masyarakat akar rumput. Melalui program unggulan Lumajang Makmur, bantuan modal usaha dan pendampingan ekonomi disalurkan kepada 30 warga penerima manfaat di kantor Kecamatan Sukodono, Kamis 27/08/2026. Penyaluran bantuan ini bertujuan untuk memberikan dorongan modal sekaligus napas baru bagi para pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) setempat agar mampu mandiri dan mengembangkan usahanya secara berkelanjutan. Sedangkan 28 pelaku UMKM yang hadir hari ini berasal dari desa Bondoyudo, Karangsari, Dawuhan Lor, Kebonagung, Klanting, Kutorenon, Selokbesuki, Selokgondang, Sumberejo, dan Uranggantung yang setiap desa terpilih 3 orang dengan nilai bantuan masing-masing sebesar Rp. 2.000.000,-. Wakil Ketua BAZNAS Kabupaten Lumajang H. Suharyo, SH menyampaikan bahwa program Lumajang Makmur tidak hanya berfokus pada penyaluran dana bantuan, tetapi juga pada upaya penguatan ekonomi berbasis pemberdayaan. "Kami ingin memastikan bahwa dana zakat, infak, dan sedekah yang dikelola BAZNAS dapat dirasakan manfaatnya secara langsung oleh masyarakat. Melalui bantuan modal bagi 30 warga di Sukodono ini, kami berharap dapat mengangkat martabat ekonomi keluarga penerima manfaat sehingga mereka kelak bisa bertransformasi dari mustahik menjadi muzakki ataupun munfiq," ujarnya. Senada disampaikan Sekretaris Kecamatan Sukodono H. Joko Sambang, S.Pd., MM bahwa kegiatan distribusi bantuan UMKM untuk warga yang berdomisili di kecamatan Sukodono sangat bermanfaat dan membuat senyum merekah bagi pelaku usaha kecil warga kami, sebab stimulus yang diberikan melalui BAZNAS Lumajang termasuk bagian dari pemberdayaan ekonomi yang sangat ditungu warga kami, mudah-mudahan kedepannya menjadikan stimulus ini bagian dari edukasi pemberdayaan ekonomi yang akan menjadi indikasi perjalanan mandiri sekaligus menjadi penerima manfaat yang dapat menunaikan infaqnya bagi kemaslahatan warga lain yang belum dapat bantuan seperti program ini, pungkasnya. Para penerima manfaat yang terdiri dari pedagang kecil, pengrajin, dan pelaku usaha rumahan menyambut antusias bantuan tersebut. Bantuan modal usaha ini dinilai sangat tepat dalam membantu keterbatasan modal yang selama ini menjadi kendala utama pengembangan usaha mereka di desa. Disamping itu kegiatan ini juga dibekali sosialisasi bagi unit pengumpul zakat (UPZ) Desa oleh wakil ketua I bidang pengumpulan Ahmad Lukman Hakim, SE sebagai amunisi bagi para pengurus di tingkat desa dalam optimalisasi ZIS serta informasi mekanisme kerjanya agar lebih maksimal. Melalui sinergi yang terus dibangun antara BAZNAS, pemerintah daerah, dan masyarakat dalam program Lumajang Makmur diharapkan dapat terus menjangkau lebih banyak wilayah dan memberikan dampak positif yang berkelanjutan bagi kemandirian ekonomi umat di Kabupaten Lumajang.
27/08/2026 | Humas