Sinergi Tiga Pilar: Upaya Lumajang Mengangkat Martabat Ekonomi Ummat
22/05/2026 | Penulis: Lukman Hakim
Bidang Pengumpulan
Masalah kesenjangan sosial dan ekonomi masih menjadi tantangan besar yang menuntut solusi nyata. Berangkat dari amanat UUD 1945 dan nilai luhur agama untuk menyejahterakan masyarakat, Kabupaten Lumajang kini mengambil langkah konkret. Melalui kolaborasi antara Kementerian Agama (Kemenag), BAZNAS, dan 11 Lembaga Amil Zakat (LAZ) setempat, sebuah gerakan strategis untuk penguatan ekonomi ummat resmi dicanangkan.
Satu Visi untuk Kesejahteraan
Dalam pertemuan yang berlangsung penuh khidmat pada Jumat (22/5/2026), Sri Wanti, Kasi Zakat dan Wakaf (Zawa) Kantor Kementerian Agama Kabupaten Lumajang, menegaskan pentingnya kesatuan langkah. Menurutnya, ego sektoral harus ditepikan demi satu tujuan mulia: pengentasan kemiskinan.
"Kemenag, BAZNAS, dan LAZ harus memiliki tekad yang sama. Mari kita bersinergi, khususnya di Lumajang, untuk mengangkat harkat ekonomi ummat," ujar Sri Wanti.
Kemenag sendiri telah menggulirkan program Pemberdayaan Ekonomi Ummat (PEU) yang dirancang untuk memperkuat struktur ekonomi masyarakat bawah secara berkelanjutan.
Transformasi: Dari Mustahik Menjadi Muzaki
Gayung bersambut, BAZNAS Lumajang menyatakan bahwa sinergi ini selaras dengan peta jalan (roadmap) lembaga mereka. Saat ini, BAZNAS tengah gencar melakukan pembinaan dan pendampingan terhadap pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) di tingkat desa se kabupaten.
Salah satu target ambisius dari program ini adalah aspek transformasi spiritual dan ekonomi. BAZNAS berkomitmen untuk tidak sekadar memberi bantuan konsumtif, tetapi juga membina para Mustahik (penerima bantuan) agar kelak mampu mandiri secara finansial.
"Target kita adalah mengubah profil mereka. Dari Mustahik menjadi Munfiq (pemberi infak), dan pada akhirnya naik kelas menjadi Muzaki (orang yang berzakat)," ungkap salah satu wakil ketua BAZNAS Lumajang dengan optimisme tinggi.
Langkah Lanjutan
Kesepahaman ini bukan sekadar wacana di atas kertas. Kemenag, BAZNAS, dan seluruh LAZ di Lumajang telah sepakat untuk menindaklanjuti poin-poin diskusi ke dalam aksi nyata di lapangan. Kolaborasi ini diharapkan menjadi role model bagi daerah lain dalam memadukan potensi zakat, infak, dan sedekah secara profesional dan tepat sasaran.
Dengan semangat kebersamaan ini, harapan untuk melihat masyarakat Lumajang yang lebih sejahtera dan mandiri bukan lagi sekadar impian, melainkan tujuan yang kian dekat untuk dicapai.
Berita Lainnya
Perkuat Ekonomi Usaha Mikro, BAZNAS Resmikan UPZ Desa di Kecamatan Sukodono
UPZ Lokakarya Candipuro Adakan Pelatihan Ternak Puyuh
Bukan Sekadar Audit Rutin: Upaya SAI Memperketat Tata Kelola dan Pentasyarufan BAZNAS
Respons Cepat Kekeringan di Jatim, 1,2 Juta Liter Air Bersih BAZNAS Mulai Mengalir
Gerakan “Lumajang Bersedekah” Hadirkan Kepedulian hingga Desa Terpencil
Berharap Sinergi Antar-BAZNAS Kabupaten dan Provinsi
Audit Internal BAZNAS Lumajang Jumpa Penerima Manfaat
Senyum Kemerdekaan: 8 Siswa Jatiroto Terima Bantuan Sepeda dari BAZNAS Lumajang
BAZNAS Lumajang Perkuat Ekonomi Warga Tempeh: Salurkan Bantuan Modal UMKM Sekaligus Optimalkan UPZ Desa
BAZNAS Lumajang Salurkan Beasiswa, Bantuan UMKM, Renovasi Rumah, dan Sepatu Sekolah di Yosowilangun
Mengetuk Pintu Langit, Menggerakkan Ekonomi Rakyat di Lumajang
Pertama Di Lumajang, Disnaker Latih Warga Disabilitas Siap Kerja
Berharap Sinergi Antar-BAZNAS Kabupaten dan Provinsi
Bantu Solusi Kekeringan, BAZNAS Lumajang Distribusikan Air Bersih ke Tempat Ibadah dan Lembaga Sosial di 2 Kecamatan
Sinergi Kuatkan Pengelolaan Zakat, Pimpinan BAZNAS Lumajang Audiensi dengan Kapolres Baru

Info Rekening Zakat
Tunaikan zakat Anda melalui rekening resmi BAZNAS Kab. Lumajang.
Lihat Daftar Rekening →