Komitmen Tanpa Henti: Catatan Filantropi April 2026 BAZNAS Kabupaten Lumajang
26/05/2026 | Penulis: Lukman Hakim
Catatan Pendistribusian
Kesenjangan sosial seolah menjadi potret abadi dalam dinamika kehidupan bermasyarakat. Namun, bagi Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kabupaten Lumajang, realita ini bukanlah alasan untuk berdiam diri. Melalui pengelolaan dana Zakat, Infaq, dan Sedekah (ZIS), lembaga ini terus bergerak menebar manfaat sebagai wujud syukur dan kepedulian terhadap sesama.
Capaian Kuartal Pertama
Berdasarkan rilis data terbaru untuk periode Januari hingga April 2026, BAZNAS Lumajang mencatat telah menyalurkan bantuan kepada 4.367 Mustahik. Ida Santi Yuliana, S.AK., Kepala Bagian Perencanaan, Keuangan dan Pelaporan BAZNAS Lumajang, mengonfirmasi angka tersebut merupakan akumulasi pendistribusian hingga bulan April tahun ini.
"Hingga semester ini, sudah ada 4.367 penerima manfaat yang merasakan dampak dari dana ZIS yang dikelola BAZNAS," ungkapnya penuh optimis.
Lima Pilar Program Unggulan
Penyaluran bantuan tersebut tidak dilakukan secara serampangan, melainkan melalui lima program strategis yang menyasar berbagai sektor kebutuhan masyarakat:
-
Lumajang Peduli: Menjadi pilar terbesar dengan jangkauan 3.618 penerima manfaat.
-
Lumajang Taqwa: Menyentuh 287 penerima manfaat di sektor keagamaan.
-
Lumajang Cerdas: Memberikan akses pendidikan bagi 280 jiwa.
-
Lumajang Makmur: Mendorong kemandirian ekonomi bagi 111 orang.
-
Lumajang Sehat: Membantu layanan kesehatan bagi 71 penerima manfaat.
Target besar pun telah dicanangkan. Dalam satu tahun anggaran, BAZNAS Lumajang memproyeksikan mampu menjangkau hingga 10.000 Mustahik.
Lebih dari Sekadar Bantuan Finansial
Namun, BAZNAS Lumajang tidak ingin berhenti pada angka-angka statistik. Wakil Ketua 2 Bidang Pendistribusian, Suharyo AP, menegaskan bahwa aspek pembinaan dan pendampingan menjadi kunci utama dalam setiap program.
Fokus utama pendampingan saat ini diarahkan pada para pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM). BAZNAS Lumajang memberikan edukasi mengenai tata cara berdagang yang benar dan sesuai syariat (halal).
"Kami tidak hanya mendistribusikan anggaran, juga ingin membekali mereka dengan kemandirian. Harapan besarnya adalah transformasi status; dari mereka yang semula menerima (Mustahik), kelak bisa menjadi pemberi (Munfiq atau Muzaki)," pungkas Suharyo optimis.
Berita Lainnya
BAZNAS Lumajang Perkuat Ekonomi Warga Tempeh: Salurkan Bantuan Modal UMKM Sekaligus Optimalkan UPZ Desa
Nestapa di Bawah Gunung Penawungan: Perjuangan Buruh Serabutan Besarkan 3 Anak di Rumah Tak Layak
3 Mundur, 1 Tumbang! Heboh dan Haru Khitanan Massal di Kantor Kecamatan Senduro
Audit Internal BAZNAS Lumajang Jumpa Penerima Manfaat
420 Senyuman di Bulan Muharram: Bukti BAZNAS Lumajang Cinta Anak Yatim Dhuafa
Senyum Kemerdekaan: 8 Siswa Jatiroto Terima Bantuan Sepeda dari BAZNAS Lumajang
UPZ Lokakarya Candipuro Adakan Pelatihan Ternak Puyuh
Senyum Baru untuk Rumah Sahrul: Tangis Haru Sang Tulang Punggung Muda
Dukung Ekonomi Umat, BAZNAS Lumajang Salurkan Bantuan UMKM Program Lumajang Makmur di Tekung
Sinergi Kepedulian: BAZNAS Lumajang dan Kodim 0821 Hadirkan Rumah Layak Huni di TMMD ke-129
Kisah Puluhan Pelaku Usaha Mikro Siap Menjadi UPZ
Hewan Qurban Di Lumajang mencapai Rp. 48,2 Milyar
BAZNAS Lumajang Resmi Lantik 10 Relawan Baru BTB Hadapi Bencana
Antusias Warga Ikuti Skrining Telinga, Wakil Bupati Jadi Sasaran Selfi
Dilantik Gubernur Jatim, BAZNAS Jatim Periode 2026–2031 Siap Akselerasi Potensi Zakat Jawa Timur

Info Rekening Zakat
Tunaikan zakat Anda melalui rekening resmi BAZNAS Kab. Lumajang.
Lihat Daftar Rekening →