Nestapa di Bawah Gunung Penawungan: Perjuangan Buruh Serabutan Besarkan 3 Anak di Rumah Tak Layak
08/06/2026 | Penulis: Humas
Lumajang Peduli
Program pengentasan kemiskinan dan pemenuhan hunian layak masih menjadi tantangan nyata di pelosok Kabupaten Lumajang. Berdasarkan hasil survei lapangan terbaru mengenai Rumah Tidak Layak Huni (RTLH) di Dusun Curah Windu RT.08 RW.03 Desa Penawungan, Kecamatan Ranuyoso, ditemukan kondisi salah satu warga yang sangat memprihatinkan dan membutuhkan uluran tangan segera, Selasa (08/06/2026).
Adalah Nursiman Ali Rahman (36), seorang ayah yang harus berjuang menghidupi tiga anaknya yang masih kecil di tengah keterbatasan ekonomi yang menghimpit.
Bertahan di Rumah Bambu yang Rapuh
Tim surveyor diantaranya wakil ketua I dan wakil ketua II BAZNAS Lumajang, kepala amil pelaksana dan tim Program Lumajang Peduli yang mendatangi lokasi menyampaikan bahwa kondisi kediaman keluarga kecil ini jauh dari kata layak dan sehat. Rumah yang mereka tinggali hanya beralaskan tanah liat yang kering dan berdebu saat kemarau, namun berubah menjadi lembap dan becek ketika musim hujan tiba.
Dinding rumah mereka terbuat dari anyaman bambu (gedek) dipenuhi lubang di berbagai sudut. Saat malam hari, angin kencang khas kawasan perbukitan Ranuyoso langsung menembus ke dalam rumah, memaksa ketiga anak Pak Ali tidur dengan mendekap rasa dingin.
Perjuangan Yatim Sejak Balita
Kehidupan keras seolah sudah akrab bagi Pak Ali. Berdasarkan profil yang dihimpun, pria yang sehari-hari bekerja sebagai buruh serabutan ini sudah pernah berstatus sebagai anak Piatu sejak dirinya masih berusia 2 tahun, lalu diasuh oleh kakek neneknya. Kehilangan figur ibu sejak balita membuatnya tumbuh mandiri tanpa sempat merasakan fasilitas pendidikan dan ekonomi yang mumpuni.
Kini, sejarah keprihatinan itu seolah membayangi anak-anaknya, Sejak berpisah dengan ayah sepeninggal ibunya, Pak Ali harus berperan lebih keras bagi ketiga buah hatinya.
"Kalau hujan, bagian belakang bocor semua. Saya cuma bisa memeluk anak-anak di sudut yang agak kering supaya tidak kedinginan. Mau memperbaiki rumah, jangankan buat beli semen, untuk makan sehari-hari dan biaya sekolah anak saja saya harus cari utangan kalau tidak ada yang menyuruh kerja," ungkap Pak Ali dengan mata berkaca-kaca saat diwawancarai tim survei.
Menanti Uluran Tangan dan Respon Cepat
Hasil survei RTLH ini menegaskan perlunya intervensi cepat dari pihak-pihak terkait. Jarak Desa Penawungan yang berada di wilayah utara Lumajang tidak boleh menjadi hambatan bagi hadirnya keadilan sosial.
Kondisi Pak Ali telah masuk ke dalam daftar prioritas usulan bantuan program renovasi rumah, baik melalui program pemerintah daerah maupun lembaga filantropi eksternal. Diharapkan ada sinergi cepat dari Pemerintah Kabupaten Lumajang, Desa Penawungan serta lembaga sosial seperti BAZNAS Lumajang untuk segera menyalurkan bantuan Rumah Tinggal Layak Huni (RTLH).
Sebab, bantuan untuk Pak Ali bukan sekadar tentang membangun dinding kokoh atau menyemen lantai yang rapuh, melainkan tentang mengembalikan hak anak piatu tersebut untuk tumbuh di lingkungan yang aman, sehat, dan bermartabat.
Berita Lainnya
Hewan Qurban Di Lumajang mencapai Rp. 48,2 Milyar
Senyum Baru untuk Rumah Sahrul: Tangis Haru Sang Tulang Punggung Muda
Menjaring Jiwa Kemanusiaan: 18 Calon Relawan BTB Ikuti Seleksi Wawancara di BAZNAS Lumajang
Menutup Ramadhan dengan Kepedulian, BAZNAS Lumajang Santuni Abang Becak di Dua Kelurahan
Hangatnya Silaturahmi Halal Bihalal Keluarga Besar BAZNAS Kabupaten Lumajang
Secercah Harap di Tengah Prahara: Kala BAZNAS Lumajang Membasuh Luka Tauhid dan Fahreza
Pelantikan dan Serah Terima Jabatan Pimpinan BAZNAS Kabupaten Lumajang Periode 2026-2031
Sinergi Zakat dan Pemberdayaan: Jalan Terang UMKM Lewat UPZ Desa
Sinergi Tiga Pilar: Upaya Lumajang Mengangkat Martabat Ekonomi Ummat
Safari Ramadhan 1447 H: BAZNAS Lumajang Berbagi Kebahagiaan dengan 1.000 Anak Yatim
Terkatung-katung di Jalur Rantau: Kisah Tiga Pemuda Jabar yang Dibantu BAZNAS Lumajang
Seperempat Abad BAZNAS: Khotmil Qur’an dan Tasyakuran Wujud Syukur Pengabdian
Menebar Manfaat di Pengujung Tahun 2025, BAZNAS Lumajang Gelar Khitan Massal
Komitmen Tanpa Henti: Catatan Filantropi April 2026 BAZNAS Kabupaten Lumajang
Santunan Berkah Ramadhan 1447 H, BAZNAS Lumajang Distribusikan Sembako 21 UPZ Masjid

Info Rekening Zakat
Tunaikan zakat Anda melalui rekening resmi BAZNAS Kab. Lumajang.
Lihat Daftar Rekening →