3 Mundur, 1 Tumbang! Heboh dan Haru Khitanan Massal di Kantor Kecamatan Senduro
27/06/2026 | Penulis: Lukman Hakim
Lumajang Sehat
Riuh rendah suara anak-anak mewarnai Aula Kantor Kecamatan Senduro. Ada yang menatap langit-langit dengan tegang, ada yang menggenggam erat tangan ibunya, dan tak sedikit pula yang sudah sesenggukan bahkan sebelum jarum suntik menyentuh kulit. Hari itu, BAZNAS Kabupaten Lumajang menggelar agenda khitanan massal pamungkas mereka. Namun, siapa sangka, magnet perhatian justru bukan datang dari para peserta, melainkan dari seorang kakak perempuan yang setianya luar biasa.
Ketika Nyali Ambyar Sebelum 'Perang'
Khitanan massal selalu punya cerita unik tersendiri. Dari 20 anak yang semula terdaftar dalam data panitia, atmosfer ketegangan di lokasi rupanya sukses menciutkan nyali sebagian peserta. Alhasil, tiga anak memilih "mundur teratur" alias batal dikhitan karena didera rasa takut yang amat sangat.
"Ada yang menangis, ada yang tenang. Namanya juga anak-anak," ujar dr. Mala, Kepala Puskesmas Senduro yang mengawal langsung jalannya prosesi medis sejak awal.
Menurut dr. Mala, durasi khitan tiap anak memang tidak bisa disamaratakan. Semua bergantung pada tingkat ketenangan si bocah. "Kalau tidak rewel, prosesnya bisa sangat cepat," imbuhnya sembari tersenyum.
Pingsan Demi Sang Adik
Di tengah riuhnya jerit tangis dan tawa di dalam ruangan, sebuah insiden mengejutkan sekaligus menggelitik terjadi. Hafiza, seorang remaja putri berusia 17 tahun asal Dusun Gempol, Desa Pandansari, tiba-tiba ambruk.
Siang itu, Hafiza berniat menjadi kakak yang suportif. Ia berdiri tegap di samping adiknya, Ahmad Maulana (6), yang sedang bersiap dikhitan. Namun, begitu prosesi medis dimulai, wajah Hafiza mendadak pias. Tubuhnya lemas, dan dalam hitungan detik, ia langsung roboh ke lantai.
"Mungkin dia terlalu sayang dan gak tega melihat adiknya disunat. Tiba-tiba saja tubuhnya lemas lalu pingsan," kenang dr. Mala menceritakan momen dramatis tersebut.
Sontak saja, perhatian tim medis dan pengunjung yang awalnya tertuju pada anak-anak yang dikhitan, langsung terpecah. Gadis remaja itu segera digotong oleh petugas menuju kursi ruang tamu. Berkat kesigapan tim medis yang memberikan pertolongan pertama berupa pijatan di tangan dan kaki, Hafiza akhirnya siuman beberapa menit kemudian, tersenyum malu mendapati dirinya justru menjadi pusat perhatian.
Dua Jam yang Sukses dan Lancar
Meski sempat diwarnai drama pingsan dan mundurnya beberapa peserta, aksi sosial yang digawangi BAZNAS ini terbilang sangat sukses. Proses khitan bagi 17 anak tersisa terbilang kilat, hanya memakan waktu sekitar dua jam saja—dimulai pukul 08.00 WIB dan rampung tepat pukul 10.00 WIB.
Kecamatan Senduro sendiri menjadi destinasi penutup dari rangkaian panjang program khitanan massal BAZNAS di 10 Kecamatan diantaranya Sumbersuko, Pasirian, Candipuro, Pronojiwo, Tempursari, Gucialit, Padang, Randuagung dan Kedungjajang.
"Selama dua hari ini kami bergantian memantau pelaksanaan khitan di tiap kecamatan dan puskesmas. Hari ini adalah hari terakhir. Dan Alhamdulillah, semua berjalan lancar," tutur Imron Baidowi, Amil BAZNAS Lumajang dengan nada lega.
Khitanan massal di lereng Senduro hari itu mungkin telah usai, namun kisah tentang tiga anak yang mundur karena takut, serta seorang kakak yang tumbang karena cinta, akan terus menjadi buah bibir yang menghangatkan hati masyarakat Pandansari.
Berita Lainnya
Senyum Kemerdekaan: 8 Siswa Jatiroto Terima Bantuan Sepeda dari BAZNAS Lumajang
Bank Indonesia Cabang Jember Gandeng BAZNAS Lumajang Jadi Narasumber Seminar Nasional Smart Dan Green City
BAZNAS Lumajang Salurkan Beasiswa, Bantuan UMKM, Renovasi Rumah, dan Sepatu Sekolah di Yosowilangun
Gerakan “Lumajang Bersedekah” Hadirkan Kepedulian hingga Desa Terpencil
Mengetuk Pintu Langit, Menggerakkan Ekonomi Rakyat di Lumajang
UPZ Lokakarya Candipuro Adakan Pelatihan Ternak Puyuh
BAZNAS Lumajang Resmi Lantik 10 Relawan Baru BTB Hadapi Bencana
BAZNAS Lumajang Salurkan Bantuan Pendidikan hingga Pembangunan Masjid di Sukodono
Sinergi Kuatkan Pengelolaan Zakat, Pimpinan BAZNAS Lumajang Audiensi dengan Kapolres Baru
BAZNAS Lumajang Perkuat Ekonomi Warga Tempeh: Salurkan Bantuan Modal UMKM Sekaligus Optimalkan UPZ Desa
Mengangkat Martabat Ekonomi Rowokangkung: Jejak Kepedulian BAZNAS Lewat Program Lumajang Makmur
Bukan Sekadar Audit Rutin: Upaya SAI Memperketat Tata Kelola dan Pentasyarufan BAZNAS
Dukung Ekonomi Umat, BAZNAS Lumajang Salurkan Bantuan UMKM Program Lumajang Makmur di Tekung
420 Senyuman di Bulan Muharram: Bukti BAZNAS Lumajang Cinta Anak Yatim Dhuafa
Audensi Pembentukan UPZ Kodim 0821 Lumajang

Info Rekening Zakat
Tunaikan zakat Anda melalui rekening resmi BAZNAS Kab. Lumajang.
Lihat Daftar Rekening →