WhatsApp Icon

Dilantik Gubernur Jatim, BAZNAS Jatim Periode 2026–2031 Siap Akselerasi Potensi Zakat Jawa Timur

10/08/2026  |  Penulis: Humas

Bagikan:URL telah tercopy
Dilantik Gubernur Jatim, BAZNAS Jatim Periode 2026–2031 Siap Akselerasi Potensi Zakat Jawa Timur

BAZNAS JATIM

Gubernur Jawa Timur secara resmi melantik jajaran Pimpinan BAZNAS Provinsi Jawa Timur Periode 2026–2031. Acara prosesi pelantikan yang berlangsung khidmat tersebut digelar di Gedung Negara Grahadi, Surabaya, pada Minggu (9/8/2026).

Lima pimpinan yang dilantik, HM. Ghofirin sebagai Ketua BAZNAS Jatim, H. Imam Hambali sebagai Wakil Ketua I Bidang Pengumpulan, H. Afif Amrullah Wakil Ketua II Bidang Pendistribusian dan Pendayagunaan, Hj. Amiroh, Wakil Ketua III Bidang Keuangan, Perencanaan dan Pelaporan serta Assoc Prof. M. Syarif Hidayatullah Wakil Ketua IV Bidang Administrasi.

Pelantikan ini menandai dimulainya babak baru kepengurusan BAZNAS Jawa Timur dalam mengoptimalkan pengelolaan zakat, infak, dan sedekah (ZIS) guna mendukung akselerasi pembangunan serta pengentasan kemiskinan di wilayah Jawa Timur.

Turut hadir dalam acara ini jajaran Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Provinsi Jawa Timur, para Kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD) Provinsi Jawa Timur, pimpinan BAZNAS Republik Indonesia bidang organisasi, kelembagaan dan pembinaan daerah wilayah Jawa Timur Hj. Saidah Sakwan, MA jajaran Ketua BAZNAS Kabupaten/Kota se-Jawa Timur, serta para pimpinan Lembaga Amil Zakat (LAZ/LAZNAS) se-Jawa Timur.

Dalam sambutannya, Gubernur Jawa Timur menyampaikan apresiasi atas kontribusi nyata BAZNAS dalam membantu program-program pemerintah daerah, khususnya dalam aspek kesejahteraan sosial dan pemberdayaan ekonomi masyarakat. Gubernur berharap pimpinan yang baru dilantik dapat terus memperkuat sinergi dan kolaborasi lintas sektor.

"BAZNAS memiliki peran strategis sebagai mitra pemerintah. Dengan kepengurusan periode 2026–2031 yang baru dilantik ini, kita harapkan tata kelola zakat di Jawa Timur semakin profesional, transparan, serta mampu menjangkau lebih banyak penerima manfaat," ujar Gubernur Jatim.

Bahkan dalam catatan Badan Pusat Statistik Indonesia pada semester I tahun 2026 menyebutkan Provinsi Jawa Timur  termasuk memiliki trend pertumbuhan ekonomi tertinggi se pulau Jawa, hingga memasuki semester kedua bulan agustus tahun 2026 masih tetap menempati posisi tertinggi pada capaian pertumbuhan ekonomi.

Sementara itu, Pimpinan BAZNAS Jawa Timur periode 2026–2031 menyatakan kesiapannya untuk langsung bergerak cepat menyusun langkah strategis. Fokus utama ke depan meliputi peningkatan penghimpunan dana ZIS, digitalisasi layanan zakat, serta penguatan program pemberdayaan berbasis komunitas di seluruh daerah Jawa Timur.

Arah baru tata kelola zakat di Jawa Timur resmi dimulai. Di bawah pimpinan HM Ghofirin, BAZNAS Jatim siap memasuki babak anyar pengelolaan ZIS (Zakat, Infak, dan Sedekah) yang tak sekadar konsumtif, tetapi berdampak jangka panjang dan inklusif.

Kunci utama perubahan ini terletak pada Nawa Pradana—sebuah formula sembilan prioritas strategis yang menyinergikan visi BAZNAS RI dan Nawa Bhakti Satya Pemerintah Provinsi Jawa Timur.

"Ini adalah landasan kami bergerak. Kami ingin memastikan setiap rupiah zakat, infak, dan sedekah yang terkelola mampu menjadi penggerak ekonomi serta menjawab kebutuhan nyata masyarakat Jatim," ujar Ghofirin.

Sembilan pilar prioritas BAZNAS Jatim meliputi:

  1. BAZNAS Jatim Peduli

  2. BAZNAS Jatim Cerdas

  3. BAZNAS Jatim Sehat

  4. BAZNAS Jatim Sejahtera

  5. BAZNAS Jatim Lestari

  6. BAZNAS Jatim Tangguh

  7. BAZNAS Jatim Amanah

  8. BAZNAS Jatim Inklusif

  9. BAZNAS Jatim Sinergi

 

Acara ditutup dengan pemberian ucapan selamat dari para tamu undangan serta foto bersama seluruh jajaran pimpinan BAZNAS Jatim yang baru bersama Gubernur dan Forkopimda Jatim.

Bagikan:URL telah tercopy

Berita Lainnya

Info Rekening Zakat

Info Rekening Zakat

Tunaikan zakat Anda melalui rekening resmi BAZNAS Kab. Lumajang.

Lihat Daftar Rekening →