WhatsApp Icon
Secercah Harap di Tengah Prahara: Kala BAZNAS Lumajang Membasuh Luka Tauhid dan Fahreza

Hari ini BAZNAS Kabupaten Lumajang berkesempatan menyalurkan bantuan program kesehatan untuk 2 orang mustahik atas nama Tauhid (67 tahun) seorang penderita jantung yang menjalani kontrol rutin warga dusun perjuangan RT.11 RW.03 Desa Petahunan kecamatan Sumbersuko dengan menerima bantuan akomodasi sebesar Rp. 1.500.000,- dan muhammad mukhvikal fahreza (17 tahun) penderita gegar otak warga dusun jatiagung RT.29 RW.06 Desa Jatirejo kecamatan Kunir kabupaten Lumajang menerima bantuan sebesar Rp. 2.000.000,-, jumat 08/05/2026.

Takdir memang rahasia Ilahi yang tak tertebak. Muhammad Mufikal Fareza, remaja yang dikenal pendiam, kini harus berjuang melewati ujian hidup yang teramat berat. Kecelakaan adu banteng di Jalan Suwandak Timur sebulan silam mengubah segalanya dalam sekejap. Siswa kelas 2 SMAN Tempeh ini tak hanya kehilangan keceriaannya, tapi juga sebagian dari dirinya.

Benturan Keras dan Vonis Medis

Luka yang dialami Fahreza bukan sekadar lecet biasa. Setelah sempat koma selama delapan hari di RS Wijaya Kusuma Lumajang, tim dokter mengambil keputusan medis yang krusial: separuh tempurung otak bagian depannya terpaksa diangkat sementara, kisah Slamet Riyadi ayah Fahreza.

Saat dikunjungi di kediamannya di Desa Jatirejo, Kunir, kondisi Fahreza tampak memprihatinkan. Ia duduk di kursi dengan keterbatasan gerak pada tangan dan kemampuan komunikasi yang belum pulih. Sebuah alat bantu pernapasan masih terpasang setia di lehernya, saksi bisu betapa hebatnya perjuangan remaja ini untuk tetap bertahan hidup.

"Sekarang tempurung otak bagian depan cucu saya itu tidak ada, Pak. Sudah diangkat saat operasi kemarin," ujar Karsidi, sang kakek, dengan nada lirih saat berbincang dengan pimpinan BAZNAS Lumajang.

Ekonomi yang Terhimpit

Ujian fisik Fahreza kian terasa menyesakkan di tengah kondisi ekonomi keluarga yang "sengkurat" atau morat-marit. Di rumah sederhana seluas 70 meter persegi itu, dua kepala keluarga bertahan hidup bersama. Ayah Fahreza, Slamet, harus merantau jauh ke Bali sebagai tukang bangunan demi mengais rezeki. Di sudut ruang tamu yang tanpa kursi, tampak peralatan tukang yang berserakan—simbol perjuangan keras sang ayah yang jauh di mata.

"Ekonomi kami pas-pangan, kebutuhan keluarga harus digotong bersama," imbuh Karsidi. Ia mengaku hanya bisa pasrah dan berdoa, karena sebagai kakek, ia merasa tak berdaya secara finansial untuk menanggung biaya pengobatan cucunya yang selangit.

Kehadiran Muzaki Lewat BAZNAS

Melihat penderitaan tersebut, Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kabupaten Lumajang hadir membawa angin segar. Setelah melalui permohonan pengajuan yang disampaikan keluarga fahreza dan menimbang hasil survey kesehatan tim BAZNAS Lumajang, bantuan yang disalurkan menjadi oase di tengah gurun kesulitan. Ucapan syukur tak henti-hentinya mengalir dari bibir Karsidi.

Wakil Pimpinan BAZNAS Bidang Pendistribusian, H. Suharyo, menegaskan bahwa bantuan ini merupakan amanah dari para muzaki (orang yang membayar zakat) ke BAZNAS Lumajang.

"Tugas kami adalah mengumpulkan dan menyalurkan titipan uang para muzaki kepada mereka yang benar-benar membutuhkan. Ini adalah bentuk tasharruf yang nyata," jelasnya.

Sebelum berpamitan, doa tulus dipanjatkan agar Fahreza diberikan kesembuhan yang sempurna, sehingga suatu hari nanti ia bisa kembali menyandang tas sekolah dan mengejar cita-citanya yang sempat tertunda. Bagi keluarga Fahreza, bantuan ini bukan sekadar materi, melainkan bukti bahwa Allah menghadirkan tangan-tangan baik untuk menopang mereka yang sedang terjatuh.

08/05/2026 | Kontributor: Lukman Hakim
Secercah Harapan di Jogoyudan: Kala Baznas Lumajang Membasuh Luka Sang Guru Ngaji

Suasana haru menyelimuti sebuah rumah sederhana di Kelurahan Jogoyudan. Air mata Mislawati suaminya, Kiai Hasan Syafi’i tak terbendung saat menyambut kedatangan pengurus Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kabupaten Lumajang. Kunjungan tersebut bukan sekadar silaturahmi biasa, melainkan membawa misi kemanusiaan pada Selasa, (5/5/2026) siang.

Lumpuh, Sang Penuntun Umat Terbaring Lemah

Kiai Hasan Syafi’i, sosok guru ngaji yang biasanya lantang menggaungkan ayat-ayat suci dan memimpin salat berjamaah di musholla samping rumahnya, kini hanya bisa terbaring tak berdaya. Kelumpuhan merenggut aktivitasnya. Selang pembuangan urine yang masih terpasang menjadi saksi betapa berat perjuangan fisik yang beliau hadapi.

"Beliau nyaris tidak pernah turun dari kasur. Bahkan untuk urusan buang air pun harus dibantu sepenuhnya," ungkap Mislawati, atau yang akrab disapa Iis, dengan suara bergetar.

Sebagai tulang punggung keluarga, kondisi Kiai Hasan membawa dampak ekonomi yang nyata. Iis kini harus mengambil alih peran mencari nafkah sembari telaten merawat sang suami.

Kepedulian yang Menembus Dinding Rumah

Kedatangan tim Baznas Lumajang membawa angin segar berupa dana santunan reguler. Bantuan sebesar Rp. 300.000,- setiap bulan ini diharapkan mampu meringankan beban kebutuhan pokok keluarganya.

"Saya sangat terharu dengan bantuan ini. Syukur Alhamdulillah, kepedulian BAZNAS Lumajang sangat membantu kehidupan kami ditengah ujian ini," ungkap Iis penuh syukur.

Sinergi Pemerintah dan Lembaga Sosial

Langkah BAZNAS ini melengkapi perhatian yang sebelumnya telah diberikan oleh jajaran Pemerintah Kabupaten Lumajang. Sepekan sebelumnya, Bupati Lumajang, Indah Amperawati—yang akrab disapa Bunda Indah—telah melakukan kunjungan langsung.

Meski sempat tak bertemu di rumah, karena Kiai Hasan sedang menjalani rawat inap, Bunda Indah menunjukkan komitmennya dengan langsung menjenguk ke Rumah Sakit Umum Daerah dokter Haryoto Lumajang. Dalam kunjungan tersebut ikut mendampingi dari Dinas Sosial, Camat Lumajang, serta Lurah Jogoyudan, bantuan berupa kursi roda dan santunan pribadi juga telah diserahkan.

Kisah Kiai Hasan Syafi’i adalah potret nyata bagaimana dana zakat yang dihimpun dari para pegawai negeri sipil di lingkungan pemkab Lumajang mampu menjadi jembatan kebaikan, memastikan bahwa mereka yang telah berjasa bagi umat tidak sendirian dalam menghadapi masa-masa sulitnya.

05/05/2026 | Kontributor: Lukman Hakim
PERKUAT SINERGI, PIMPINAN BAZNAS LUMAJANG AUDIENSI KE BAZNAS PROVINSI JAWA TIMUR
Sepekan pasca dilantik oleh Bupati Lumajang, pimpinan baru BAZNAS kabupaten Lumajang periode 2026-2031 melaksanakan audiensi resmi dengan pimpinan BAZNAS Provinsi Jawa Timur di kantor BAZNAS provinsi Jawa Timur Jl. Raya Dukuh Kupang 122-124 Surabaya, 29/04/2026.
 
Dalam upaya meningkatkan kinerja dan memperkuat koordinasi pengelolaan zakat, infak, dan sedekah (ZIS), jajaran pimpinan Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kabupaten Lumajang menjadikan momen strategis ini untuk menyelaraskan program, membahas tantangan di lapangan, serta menyusun langkah kerja bersama demi peningkatan kesejahteraan masyarakat melalui dana zakat.
 
Hadir pimpinan BAZNAS Provinsi Jawa Timur, Ketua Prof. Dr.  KH. Ali Maschan Mousa, M.Si, Wakil Ketua I Bidang Pengumpulan Dr. KH. Masnuh  M.Pd., Wakil Ketua II Bidang Pendistribusian Dr. KH. Ahsanul Haq, M.Pd.I, Wakil Ketua III Dr. KH. Muhammad Zakki, M.Si, dan Wakil Ketua IV Bidang Administrasi SDA dan Umum Dr. KH. Khusnul Khuluq, MM.
 
Ketua BAZNAS Provinsi Jawa Timur menyampaikan selamat kepada pimpinan baru BAZNAS Kabupaten Lumajang periode 2026-2031 dan menekankan pentingnya kualitas dalam pengelolaan zakat. BAZNAS berperan sebagai operator sekaligus supervisor, dengan penyelesaian masalah melalui management 4.0, serta tidak mendapat pendanaan dari APBN, hanya dukungan operasional
 
Sementara itu ketua BAZNAS Lumajang, Drs. H. M. Nur Sahid, MA menyampaikan bahwa audiensi ini merupakan wujud komitmen lembaga untuk terus berbenah dan berkolaborasi dengan pihak yang lebih tinggi. “Kami hadir untuk menyampaikan capaian yang telah kami raih sekaligus menyampaikan berbagai kendala yang kami hadapi di Lumajang, baik dalam hal penghimpunan maupun pendistribusian dana zakat. Kami juga membutuhkan arahan dan dukungan dari BAZNAS Provinsi agar program-program kami semakin luas dan tepat sasaran,” ujarnya.
  
Menanggapi pemaparan tersebut, Ketua BAZNAS Provinsi Jawa Timur menyampaikan apresiasi atas kerja keras dan dedikasi seluruh jajaran BAZNAS Lumajang. “Kami melihat bahwa BAZNAS Lumajang memiliki potensi yang besar untuk berkembang lebih baik lagi. Potensi zakat di daerah ini cukup signifikan, sehingga dengan pengelolaan yang tepat, manfaatnya bisa dirasakan oleh lebih banyak warga Lumajang yang membutuhkan,” tegasnya.
 
Pihak BAZNAS Provinsi Jawa Timur juga menyampaikan komitmen untuk selalu sharing program khususnya bidang pendistribusian dan pendayagunaan sebagaimana dilakukan dengan BAZNAS kabupaten/kota di Jawa Timur, dibahas pula rencana penyelenggaraan kegiatan bersama yang dapat meningkatkan kesadaran masyarakat tentang zakat, serta penyamaan sistem pelaporan agar pengelolaan dana menjadi lebih transparan dan akuntabel.
 
Audiensi ini ditutup dengan kesepakatan untuk mempererat komunikasi secara berkelanjutan, di mana BAZNAS Provinsi akan secara rutin melakukan pemantauan dan evaluasi terhadap kinerja di tingkat kabupaten, sementara BAZNAS Lumajang akan terus menyampaikan laporan perkembangan dan kebutuhan yang ada. Semua langkah ini diharapkan dapat menjadikan zakat sebagai instrumen yang semakin efektif dalam mengurangi kesenjangan sosial dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat di Jawa Timur pada umumnya, dan Kabupaten Lumajang pada khususnya.
29/04/2026 | Kontributor: Humas
Pelantikan dan Serah Terima Jabatan Pimpinan BAZNAS Kabupaten Lumajang Periode 2026-2031

Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kabupaten Lumajang resmi menggelar acara pelantikan dan serah terima jabatan pimpinan untuk periode baru. Kegiatan ini menjadi momentum penting dalam menjaga kesinambungan kepemimpinan serta memperkuat komitmen pengelolaan zakat yang profesional, transparan, dan akuntabel dilaksanakan di gedung PKK kabupaten Lumajang, 21/04/2026.

Pimpinan yang terpilih adalah sebagai berikut, Ketua Drs. H. M. Nur Sjahid, MA, Wakil Ketua Bidang Pengumpulan H. Ahmad Lukman Hakim, SE., Wakil Ketua Bidang Pendistribusian dan Pendayagunaan Drs. H. Suharyo AP, Wakil Ketua III Bidang Perencanaan Keuangan dan Pelaporan Drs. H. Aminuddin, dan Wakil Ketua IV Bidang Administrasi Sumber Daya Amil dan Umum H. Arif Rohman Hakim, S.Pd.I

Acara yang berlangsung dengan khidmat ini dihadiri oleh Bupati Lumajang, Ketua Komisi D DPRD kabupaten Lumajang, kepala Organisasi Perangkat Daerah, Kementerian Agama, tokoh agama, serta para undangan dari berbagai instansi dan lembaga terkait. Prosesi pelantikan dilakukan secara resmi sesuai dengan ketentuan yang berlaku, dilanjutkan dengan serah terima jabatan dari pimpinan lama kepada pimpinan baru.

Dalam sambutannya, Bupati Lumajang Ir. Hj. Indah Amperawati, M.Si menyampaikan apresiasi tinggi atas dedikasi pimpinan periode sebelumnya yang telah berkontribusi banyak dalam mengembangkan program-program zakat di Kabupaten Lumajang. Ia juga berharap kepemimpinan baru mampu melanjutkan dan meningkatkan capaian yang telah diraih, khususnya dalam menggali potensi zakat serta memperluas manfaatnya bagi masyarakat.

Pimpinan BAZNAS yang baru dilantik menyampaikan akan melaksanakan komitmennya untuk memperkuat sinergi dengan berbagai pihak, termasuk pemerintah daerah, lembaga keagamaan, dan masyarakat. Fokus utama ke depan adalah optimalisasi penghimpunan dan pendistribusian zakat, infak, dan sedekah agar lebih tepat sasaran dan berdampak nyata bagi kesejahteraan umat, pungkas Drs. HM. Nur Sjahid, MA ketua petahana.

Sementara itu, dalam kesempatan yang sama, serah terima jabatan pimpinan lama ke pimpinan baru diselenggarakan di kantor BAZNAS kabupaten Lumajang dengan disaksikan asisten pemerintahan dan kesejahteraan rakyat setda kab. Lumajang, dalam sambutannya dr. H. Halimi Maksum, MMRS menyampaikan terima kasih atas dukungan semua pihak yang telah mensukseskan rangkaian acara kegiatan ini. Beliau berharap kepengurusan baru dapat membawa BAZNAS Kabupaten Lumajang menjadi lembaga yang semakin dipercaya dan dicintai masyarakat, ungkap mantan direktur RSUD dr. Haryoto Lumajang

Dengan dilaksanakannya pelantikan dan serah terima jabatan ini, diharapkan BAZNAS Kabupaten Lumajang dapat terus berperan aktif dalam pengentasan kemiskinan dan pemberdayaan ekonomi umat, serta menjadi garda terdepan dalam mengelola potensi zakat secara optimal di Kabupaten Lumajang.

21/04/2026 | Kontributor: Humas
Hangatnya Silaturahmi Halal Bihalal Keluarga Besar BAZNAS Kabupaten Lumajang

Hari Raya Idulfitri merupakan momentum yang sarat makna bagi seluruh umat Islam. Setelah menjalani ibadah puasa selama bulan Ramadan, Idulfitri hadir sebagai hari kemenangan, sekaligus titik kembali kepada fitrah yang suci. Nilai-nilai keikhlasan, kesabaran, dan kepedulian sosial yang telah ditempa selama Ramadan diharapkan terus hidup dalam setiap langkah kehidupan.

Dalam suasana penuh kebahagiaan tersebut, tradisi halal bihalal menjadi bagian yang tak terpisahkan dari perayaan Idulfitri. Lebih dari sekadar saling bermaafan, halal bihalal merupakan sarana mempererat tali silaturahmi, menghapus sekat, serta membangun kembali hubungan yang mungkin sempat renggang.

Keluarga besar BAZNAS Kabupaten Lumajang turut memaknai momen ini dengan menggelar kegiatan halal bihalal yang penuh kehangatan dan kebersamaan. Seluruh pimpinan, satuan audit internal, para amil pelaksana serta tim baznas tanggap bencana (BTB) berkumpul dengan pasangan dan keluarga dalam suasana kekeluargaan, saling bermaafan, dan menguatkan komitmen untuk terus mengemban amanah dalam mengelola zakat, infak, dan sedekah di kantor BAZNAS Lumajang (05/04/2026).

Kegiatan ini tidak hanya menjadi ajang silaturahmi, tetapi juga momentum refleksi atas perjalanan lembaga dalam memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat. Dalam sambutannya, ketua BAZNAS kabupaten Lumajang Drs. H. M. Nur Sjahid, MA berharap semangat Ramadan hendaknya tidak berhenti pada satu bulan saja, melainkan menjadi energi yang terus menggerakkan kerja-kerja kebaikan sepanjang tahun.

Halal bihalal juga menjadi ruang untuk memperkuat ukhuwah Islamiyah di antara seluruh elemen lembaga. Dengan hati yang bersih dan niat yang tulus, diharapkan tercipta sinergi yang semakin solid dalam mewujudkan program-program kemaslahatan umat, khususnya bagi masyarakat Kabupaten Lumajang.

Sebagai lembaga yang mengemban amanah umat, BAZNAS Kabupaten Lumajang terus berkomitmen untuk meningkatkan profesionalisme, transparansi, dan akuntabilitas dalam pengelolaan dana zakat. Semangat Idulfitri dan nilai-nilai yang terkandung di dalamnya menjadi pengingat bahwa setiap langkah yang diambil harus dilandasi oleh keikhlasan dan tanggung jawab.

Akhirnya, melalui momentum Idulfitri dan halal bihalal ini, diharapkan seluruh keluarga besar BAZNAS Kabupaten Lumajang semakin solid, harmonis, dan siap melangkah bersama dalam menebar kebermanfaatan yang lebih luas bagi umat. Semoga semangat kemenangan ini senantiasa terjaga dan membawa keberkahan bagi semua.

05/04/2026 | Kontributor: Humas

Berita Terbaru

PEDULI SEMERU PARA ISTRI DOKTER
PEDULI SEMERU PARA ISTRI DOKTER
Para Istri Dokter yang tergabung dalam Ikatan Istri Dokter Indonesia (IIDI) menyerahkan Donasi Erupsi Semeru ke Baznas Kabupaten Lumajang, Sabtu 17 Desember 2022. Donasi yang di berikan sebesar Rp 4.000.000 diterima langsung oleh Ketua Baznas Kabupaten Lumajang, H Atok Hasan Sanusi di Kantor BAZNAS. Donasi yang di berikan merupakan gabungan dari IIDI Cabang Jember dan Cabang Lumajang, hadir dalam penyerahan mewakili pengurus IIDI antara lain : Ibu dr. Wawan, Ibu drg Benny, Ibu dr Zainullah, Sp.P, Ibu dr. Dasit, dan Ibu dr. Endra, Sp.PD. Atas nama Pemkab dan Baznas Lumajang, kami menyampaikan terima kasih atas Empati dari keluarga besar IIDI untuk warga yang terdampak Erupsi Semeru. "Tentu amanah ini akan kami sampaikan kepada yang berhak, yaitu para penyintas Erupsi Semeru yang saat ini masih terus berlangsung proses recovery" pungkas H Atok Hasan, mewakili Baznas Lumajang.
BERITA17/12/2022 | Atok HS
Pembukaan MTQ XXX di Senduro
Pembukaan MTQ XXX di Senduro
Perhelatan Musabaqoh Tilawatil Qur'an (MTQ) ke XXX Kabupaten Lumajang resmi dibuka Bupati Lumajang di Aula SMA Negeri Senduro, Ahad (27/11/2022) Panitia MTQ ke XXX, Drs. H. Khoiruddin selaku Kabag Kesra Pemkab Lumajang menyampaikan terima kasih tak terhingga kepada BAZNAS Lumajang yang telah ikut berpartisipasi dalam mensupport publikasi penyelenggaraan MTQ di Senduro. Bupati Lumajang H. Thoriqul Haq, MML menyampaikan bahwa dalam rangka tahadduts binni'mah salah satu putra terbaik Lumajang telah mempersembahkan prestasi terbaiknya di MTQ Nasional di Kalimantas Selatan beberapa waktu lalu dalam cabang Canet (Cacat Netral) sebagai juara 1. Beliau juga berharap dengan diselenggarakan MTQ di kabupaten Lumajang dapat membentuk insan berprestasi dan melakukan pembinaan secara berkesinambungan agar bibit unggul yang telah mengikuti bimbingan tilawah dimanapun berada dapat diberi kesempatan menjadi imam sholat. Sebab potensi mereka lebih utama bila hanya sekedar menyelesaikan pembelajaran Iqro' 1-6 maupun khatam metode Tilawati 1-6 saja. H. Atok Hasan Sanusi juga menyampaikan terima kasih kepada panitia MTQ ke XXX yang telah diberi kesempatan ikut mensupport kegiatan MTQ di Senduro, ini salah satu bentuk feetback bagi para muzakki yang telah menyalurkan zakat, infaq dan shadaqahnya melalui BAZNAS Lumajang, yang manfaatnya untuk salah satu program kegiatan keagamaan, pungkas ketua BAZNAS Lumajang.
BERITA27/11/2022 | fuad
Pembangunan Masjid BAZNAS di Huntara
Pembangunan Masjid BAZNAS di Huntara
Bupati Lumajang menerima audiensi pimpinan BAZNAS Provinsi Jawa Timur di ruang Semeru Pemkab Lumajang, Rabu (23/11) Didampingi pimpinan BAZNAS Lumajang, Dr. KH. Husnul Khuluq, MM wakil ketua IV bidang Administrasi, SDM dan Umum BAZNAS Provinsi Jawa Timur menyampaikan rencana pembangunan Masjid BAZNAS di kawasan Huntara desa Sumbermujur kecamatan Candipuro Lumajang untuk melengkapi fasum dan fasos yang telah menjadi tupoksi BAZNAS berdasarkan SK Bupati Lumajang. Site Plan dan RAB Masjid BAZNAS telah disampaikan kepada Bupati. Harapan dengan berdirinya Masjid BAZNAS adalah dapat memberikan manfaat bagi warga masyarakat Huntara dalam menunjang kegiatan peribadatan sehari-hari, jelas KH. Khuluq. Bupati Lumajang, H. Thoriqul Haq, MML berharap Masjid BAZNAS bisa menjadi icon yang unik yang berbeda dengan masjid yang lain selain artistik, tumpuan wisata juga dapat menjadi sentra ekonomi religi bagi warga sekitar, hal ini merupakan salah satu program BAZNAS yang linier dengan program pemberdayaan mustahik produktif.
BERITA23/11/2022 | fuad
Info Rekening Zakat

Info Rekening Zakat

Tunaikan zakat Anda melalui rekening resmi BAZNAS Kab. Lumajang.

Lihat Daftar Rekening →