Secercah Harapan di Jogoyudan: Kala Baznas Lumajang Membasuh Luka Sang Guru Ngaji
05/05/2026 | Penulis: Lukman Hakim
Lumajang Peduli
Suasana haru menyelimuti sebuah rumah sederhana di Kelurahan Jogoyudan. Air mata Mislawati suaminya, Kiai Hasan Syafi’i tak terbendung saat menyambut kedatangan pengurus Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kabupaten Lumajang. Kunjungan tersebut bukan sekadar silaturahmi biasa, melainkan membawa misi kemanusiaan pada Selasa, (5/5/2026) siang.
Lumpuh, Sang Penuntun Umat Terbaring Lemah
Kiai Hasan Syafi’i, sosok guru ngaji yang biasanya lantang menggaungkan ayat-ayat suci dan memimpin salat berjamaah di musholla samping rumahnya, kini hanya bisa terbaring tak berdaya. Kelumpuhan merenggut aktivitasnya. Selang pembuangan urine yang masih terpasang menjadi saksi betapa berat perjuangan fisik yang beliau hadapi.
"Beliau nyaris tidak pernah turun dari kasur. Bahkan untuk urusan buang air pun harus dibantu sepenuhnya," ungkap Mislawati, atau yang akrab disapa Iis, dengan suara bergetar.
Sebagai tulang punggung keluarga, kondisi Kiai Hasan membawa dampak ekonomi yang nyata. Iis kini harus mengambil alih peran mencari nafkah sembari telaten merawat sang suami.
Kepedulian yang Menembus Dinding Rumah
Kedatangan tim Baznas Lumajang membawa angin segar berupa dana santunan reguler. Bantuan sebesar Rp. 300.000,- setiap bulan ini diharapkan mampu meringankan beban kebutuhan pokok keluarganya.
"Saya sangat terharu dengan bantuan ini. Syukur Alhamdulillah, kepedulian BAZNAS Lumajang sangat membantu kehidupan kami ditengah ujian ini," ungkap Iis penuh syukur.
Sinergi Pemerintah dan Lembaga Sosial
Langkah BAZNAS ini melengkapi perhatian yang sebelumnya telah diberikan oleh jajaran Pemerintah Kabupaten Lumajang. Sepekan sebelumnya, Bupati Lumajang, Indah Amperawati—yang akrab disapa Bunda Indah—telah melakukan kunjungan langsung.
Meski sempat tak bertemu di rumah, karena Kiai Hasan sedang menjalani rawat inap, Bunda Indah menunjukkan komitmennya dengan langsung menjenguk ke Rumah Sakit Umum Daerah dokter Haryoto Lumajang. Dalam kunjungan tersebut ikut mendampingi dari Dinas Sosial, Camat Lumajang, serta Lurah Jogoyudan, bantuan berupa kursi roda dan santunan pribadi juga telah diserahkan.
Kisah Kiai Hasan Syafi’i adalah potret nyata bagaimana dana zakat yang dihimpun dari para pegawai negeri sipil di lingkungan pemkab Lumajang mampu menjadi jembatan kebaikan, memastikan bahwa mereka yang telah berjasa bagi umat tidak sendirian dalam menghadapi masa-masa sulitnya.
Berita Lainnya
Aksi Heroik Wahyu: Si Mungil Penakluk Tiang Bendera yang Curi Perhatian Bunda Indah
Terkatung-katung di Jalur Rantau: Kisah Tiga Pemuda Jabar yang Dibantu BAZNAS Lumajang
Sinergi Tiga Pilar: Upaya Lumajang Mengangkat Martabat Ekonomi Ummat
Dicoret PKH, Sambat BAZNAS
Kisah Puluhan Pelaku Usaha Mikro Siap Menjadi UPZ
Hangatnya Silaturahmi Halal Bihalal Keluarga Besar BAZNAS Kabupaten Lumajang
Senyum Baru untuk Rumah Sahrul: Tangis Haru Sang Tulang Punggung Muda
Secercah Harap di Tengah Prahara: Kala BAZNAS Lumajang Membasuh Luka Tauhid dan Fahreza
Menjaring Jiwa Kemanusiaan: 18 Calon Relawan BTB Ikuti Seleksi Wawancara di BAZNAS Lumajang
Antusias Warga Ikuti Skrining Telinga, Wakil Bupati Jadi Sasaran Selfi
Air Mata Syukur Seorang Ibu: Senyum Baru Adi di Atas Kursi Roda
Santunan Berkah Ramadhan 1447 H, BAZNAS Lumajang Distribusikan Sembako 21 UPZ Masjid
Hewan Qurban Di Lumajang mencapai Rp. 48,2 Milyar
Menutup Ramadhan dengan Kepedulian, BAZNAS Lumajang Santuni Abang Becak di Dua Kelurahan
Komitmen Tanpa Henti: Catatan Filantropi April 2026 BAZNAS Kabupaten Lumajang

Info Rekening Zakat
Tunaikan zakat Anda melalui rekening resmi BAZNAS Kab. Lumajang.
Lihat Daftar Rekening →